Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia
Volume 2. No. 2. Tahun 2005

HUBUNGAN TINGKAT KONSUMSI ENERGI DAN PROTEIN DENGAN KADAR Immunoglobulin M (IgM) anti Phenolic Glycolipid-1 (PGL-1) NARAKONTAK SERUMAH PENDERITA KUSTA DI KOTA SEMARANG

M. Zen Rahfiludin (Unknown)
Apoina Kartini (Unknown)
Distrika Philani (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Nov 2020

Abstract

IgM anti PGL-I merupakan penanda bahwa seorang narakontak serumah terinfeksi atau tidak oleh kuman Mycobacterium leprae. konsumsi energi dan protein yang rendah secara bermakna mengganggu sistem imun tubuh sehingga dapat menimbulkan infeksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat konsumsi energi protein dengan kadar IgM anti PGL-I narakontak penderita kusta di Kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan dengan metode survei melalui pendekatan cross sectional. Populasi yang diambil adalah narakontak serumah penderita kusta serumah di kota Semarang. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 69 narakontak serumah. Analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik Korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat konsumsi energi narakontak adalah 60,57 %, rata-rata tingkat konsumsi protein narakontak adalah 92,59 % dan rata-rata kadar IgM anti PGL-I narakontak 768,67 unit. Ada hubungan negatif bermakna antara tingkat konsumsi energi dan tingkat konsumsi protein dengan kadar IgM anti PGL-I narakontak penderita kusta di Kota Semarang (p=0,008, r= -0,317 dan p = 0,02, r= -0,27). Saran yang dapat diberikan pada narakontak kusta khususnya yang belum terinfeksi adalah meningkatkan konsumsi energi dan protein agar kekebalan tubuhnya dapat terjaga.Kata kunci: kusta, Igm anti PGL-I, konsumsi energi, konsumsi protein

Copyrights © 2005






Journal Info

Abbrev

jkmi

Publisher

Subject

Public Health

Description

Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia publishes scientific articles of research results in the field of public health in scope: Health policy and administration Public health nutrition Environmental health Occupational health and safety Health promotion Reproductive health Maternal and child health ...