Ekonomi Dan Pembangunan
Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Ekonomi dan Pembangunan

ANALISIS RISIKO KREDIT USAHA PADA NASABAH PT. BANK BRI (STUDI KASUS BRI UNIT T. NYAK ARIEF)

Murtala Murtala (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2020

Abstract

Persoalan kredit macet selalu saja menjadi berita dalam berbagai harian lokalmaupun nasional yang terbit di Indonesia. Keberadaan kredit macet dalam duniaperbankan merupakan suatu penyakit kronis yang sangat mengganggu dan mengancamsistem perbankan Indonesia yang harus diantisipasi oleh semua pihak terlebih lagikeberadaan bank mempunyai peranan strategis dalam kegiatan perekonomian Indonesia.Penelitian ini dilakukan untuk melihat besarnya risiko pemberian kredit ditinjau daripenyelesaian kredit macet pada kasus kredit usaha Bank BRI Unit T. Nyak Arief periode2009-2011, baik untuk kredit komersial non KUR maupun komersial KUR. Untukmenganalisis risiko pemberian kredit dianalisis dengan menggunakan rumus NPL. Hasilpenelitian diperoleh bahwa kredit yang disalurkan Bank BRI pada tahun 2009 untuk kreditkomersial non KUR diperoleh NPL antara 5,41 persen sampai 6,68 persen artinya kreditkomersial non KUR pada tahun 2009 mengalami masalah di mana nasabah banyak yangmenunggak dalam pembayaran kredit. NPL untuk kredit komersial non KUR pada tahun2010 diperoleh antara 4,66 persen sampai 3,11 persen artinya kredit komersial non KURpada tahun 2010 tidak mengalami masalah yang berarti atau nasabah sudah lancar kembalidalam pembayaran kredit. NPL untuk kredit komersial non KUR pada tahun 2011diperoleh antara 2,47 persen sampai 2,01 persen artinya kredit komersial non KUR padaBank BRI pada tahun 2011 semakin lancar nasabah dalam melakukan pembayaran kredit.NPL untuk kredit komersial KUR pada tahun 2009 diperoleh antara 6,21 persen sampai7,82 persen artinya tingkat pengembalian kredit mengalami masalah atau kredit KUR yangdiberikan memberikan risiko relatif tinggi bagi bank. NPL untuk kredit komersial KURpada tahun 2010 diperoleh antara 6,06 persen sampai 4,81 persen artinya tingkatpengembalian kredit masih diragukan tingkat kelancarannya. NPL untuk kredit komersialKUR pada tahun 2010 diperoleh antara 4,32 persen sampai 3,21 persen artinya tingkatpengembalian kredit oleh nasabah semakin lancar.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

a

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Journal of Economics and Development (JEP) discusses empirical research or conceptual articles in the field of economics which include development planning, regional economics, public economics, industrial economics, safety economics, international economics, Islamic economics, finance and ...