Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3

HUBUNGAN KADAR LIMFOSIT DAN MONOSIT DENGAN TINGKAT KEPARAHAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS EKSTRA PARU

Raihanah Nabilah (Program Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Lampung)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2020

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih merupakan masalah kesehatan di dunia yang menempati urutan kedua sebagai penyakit infeksi penyebab kematian terbanyak setelah Human Immunodeficiency Virus (HIV). Mycobacterium tuberculosis menyerang organ paru-paru 80%, sedangkan 20% lainnya menyerang organ luar paru seperti selaput otak, tulang, ginjal, rongga perut, kelenjar getah bening ataupun bagian tubuh lainnya termasuk kulit dan pleura. Penyebaran TB ke organ ekstra paru tergantung pada sistem kekebalan tubuh seluler, terutama sel T – helper (respon TH1). Imunitas seluler lebih berperan aktif daripada humoral dikarenakan imunitas seluler sebagai fungsi utama leukosit diaktifkan dan terjadi peningkatan sebagai sistem pertahanan imun tubuh yang berfungsi untuk menahan atau menyingkirkan benda asing yang berpotensi merugikan. Namun, berdasarkan klasifikasi tingkat keparahan pada TB ekstra paru dapat mempengaruhi hubungan kadar limfosit dan monosit bahwa pasien TB berat akan mengalami penurunan jumlah CD 4+dan CD 8+. Hal ini merupakan tanda terjadinya supresi imunitas seluler pada pasien.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

kesehatan

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, ...