Film merupakan media dalam menyampaikan pesan. Agar pesan dakwah dapat diterima dengan mudah oleh masyarakat, maka film adalah salah satu media efektif yang memiliki pengaruh besar bagi masyarakat. Film “Aku, Kau dan KUA” menyampaikan pesan dakwah mengenai pernikahan yang dikemas dengan apik, menarik dan menghibur, tanpa mengabaikan nilai edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui a) pesan teks dakwah tentang pernikahan dalam film “Aku, Kau dan KUA”. b) kognisi sosial tentang pernikahan dalam film “Aku, Kau dan KUA”. c) konteks sosial dalam film “Aku, Kau dan KUA”. Objek dari penelitian ini adalah film drama religi, disutradarai Monty Tiwa, sebagai adaptasi dari buku Aku Kau dan KUA dari @tweetnikah karya Marah Adil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana model Teun A. Van Dijk. Tema besar dalam film ini adalah pernikahan meliputi persiapan pernikahan, proses ta’aruf, dan muhasabah diri. Bahasa yang digunakan oleh setiap pemain dalam film ini yaitu bahasa Indonesia yang biasa digunakan sehari-hari. Dari segi kognisi sosial, sutradara, penulis buku, menampilkan pesan dakwah mengenai pernikahan secara implisit, dikemas dengan apik, menarik, menghibur sekaligus sarat akan makna. Dari segi konteks sosial, Film “Aku, Kau dan KUA” hadir menyampaikan pesan tentang pernikahan sebagai alternatif akan kebutuhan informasi bagi umat Islam secara pribadi, keluarga dan masyarakat.
Copyrights © 2016