Tulisan ini, menguraian tentang bagaimana pengalaman keindonesiaan dalam berbangsa dan bernegara dan bagaimana tantangan yang dihadapi pasca era reformasi. Dua bagian tulisan pertama memaparkan bagaimana Indonesia dapat barhasil merawat toleransi, demokrasi dan kemajemukan di ruang publik. Banyak negara menghargai prestasi Indonesia dalam merawat toleransi, demokrasi dan kemajemukan penduduk dan masyarakatnya. Bagian ketiga tulisan ini menjelaskan tantangan dan ancaman yang dihadapi oleh masyarakat, bangsa dan negara Indonesia setelah pergantian rejim pemerintahan dari orde baru ke orde reformasi (1998) yang bertemu dan berpadu dengan berhembusnya badai panas dari gurun pasir Timur Tengah, Arab Spring (2010) bahkan sebelumnya. Bagian terakhir menyuguhkan bagaimana pemecahan ke depan lewat pintu pendidikan untuk menanggulangi badai proxy war yang menggunakan isu panas keagamaan dalam bermain politik kekuasaan sebagai corenya.
Copyrights © 2020