Pengukuran kelurusan-kelurusan (lineaments) topografi pada karst batu gamping di Nusa Barung menghasilkan tiga buah maksimum, jaitu jang terarah ke N 5°-10° E, N 35° -40° E, dan N 335° -340° E. Kelurusan-kelurusan topografi itu dipengaruhi oleh rekah-rekah/sesar-sesar. Penjebaran dari maksimum-maksimum mengesankan bahwa rekah-rekah disebabkan oleh tekanan jang terarah N 10° E- S 10° W. Rekah-rekah jang sama arahnja dengan tekanan adalah rekah-rekah tarikan (extension fractures); jang membuat sudut 25° dengan arah tekanan adalah "shear fractures". Tekanan itu tidak menghasilkan perlipatan tetapi memiringkan seluruh Nusa Barung ke selatan sebesar 2°.Hal itu sesuai dengan posisi pulau tersebut pada sajap selatan Geantiklin Djawa.
Copyrights © 1962