Gangguan fasa-tanah biasanya terjadi dari gangguan pada penyulang yang terindikasi tidak seimbang. Untuk memperkecil daerah gangguan dilakukan penambahan step relai SBEF dari panel proteksi menuju panel incoming dan panel penyulang dengan kontaktor dan relai elektromekanis sebagai alat bantu penggerak kontak trip. Relai SBEF mengunakan karakteristik long time inverse (LTI), k = 120, α = 1 dan ISetting 0,03xIn. Pengujian waktu kerja dalam tiga kondisi yakni 2xIset, 3xIset dan 5xIset dan fungsi relai SBEF. Pengujian dengan pemberian arus gangguan fasa-tanah yang melebihi arus setting untuk memberikan order trip ke PMT. Hasil evaluasi setelah penambahan step dilapangan dan simulasi pada software ETAP 12.6.0. Waktu kerja relai pada step I lebih cepat dari pada step II dan fungsi relai pada step I order trip ke PMT penyulang dan apabila gangguan meluas dilanjut step II order trip ke PMT sisi 20kV dan PMT sisi 150kV dengan adanya indikasi trip pada relai, announciator dan lockout.
Copyrights © 2021