Kendang merupakan instrumen perkusi yang mempunyai karakter nada yang sering diadopsi dalam pola permainan instrumen musik barat, seperti drum set. Implementasi ini dapat dilihat dari komposisi irama kendang Jaipong pada drum set sebagai komposisi drum solo yang berjudul Rhythm Sawah karya Gilang Ramadhan. Komposisi ini menarik untuk menjadi kajian karena walaupun kedua instrumen termasuk dalam ranah perkusi, tetapi konsep filosofi mempunya perbedaan yang jauh, sehingga unsur kreatifitas menjadi penentu dalam transformasi bunyinya, hal ini yang terlihat dari kreatifitas Gilang Ramadhan dalam melakukan eksplorasi dan menghasilkan irama yang baru pada drum set. Karya tulis ini bertujuan untuk membahas inovasi Gilang Ramadahan dalam berkreatifitas dibidang seni musik, mengaplikasikan pola permainan alat seni tradisi untuk memperkaya pola ritme yang ada pada drum set serta mengenalkan budaya Indonesia ke dunia. Metode penlitian mempergunakan fenomenologi dengan pengumpulan data melalui studi pustaka dan review video permainan solo drum oleh Gilang Ramadhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi “rhythm sawah” merupakan hasil hibrida dari penerapan pola permainan salah satu alat musik tradisi asli Indonesia yang berasal dari Jawa Barat yaitu kendang Jaipong dalam instrumen drum set.
Copyrights © 2021