Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial
Vol 4, No 1 (2021): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2021

MENGUBAH POLA PIKIR NEGATIF PADA REMAJA MELALUI COGNITIVE RESTRUCTURING

Qotrunnada Salsabilah (Unknown)
Rudi Saprudin Darwis (Departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2021

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang paling membingungkan dalam kehidupan seseorang. Masa ini adalah masa di mana banyak hal berubah, dan remaja yang mengalaminya bukan saja harus beradaptasi dengan perubahan fisik, namun juga dalam memahami berbagai hal yang terjadi pada lingkungan sosialnya, dan ditambah pula dengan kondisi remaja yang juga mengalami perkembangan dalam aspek psikologisnya. Masa remaja merupakan tahapan perkembangan yang paling krusial. Tahapan ini membutuhkan banyak sekali perhatian, terutama dari figur orang tua. Kehilangan figur orang tua dapat membuat remaja yang sedang melewati masa tersebut dapat memiliki pemikiran negative tentang dirinya. Tulisan ini akan menjelaskan bagaimana terbangunnya distorsi kognitif pada remaja yang menjadi subjek dalam kajian dan bagaimana cara distorsi kognitif membuat remaja mempercayai sesuatu yang sesungguhnya tidak terjadi. Kajian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif melalui kegiatan praktikum pekerjaan sosial dengan individu dan kelompok. Metode yang digunakan untuk membantu remaja selaku klien adalah cognitive restructuring form (CRF). Hasil kajian menunjukkan distorsi kognitif yang dimiliki oleh remaja dapat diperbaiki dengan membantah pemikiran negatif yang dimilikinya. Hal ini selanjutnya dapat membantu remaja untuk mencapai keadaan di mana dia mulai mampu memiliki self talk positif akan kejadian yang terjadi padanya dan membantunya untuk mengatasi distorsi negatif yang dimilikinya

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

focus

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial merupakan jurnal ilmiah yang lebih diarahkan untuk memuat kajian dari praktik pekerjaan sosial dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat ...