Tekanan udara ban sangat penting dalam berkendara yang dapat memberikan kenyamanan, keselamatan, dan efisiensi konsumsi BBM. Kajian ini bertujuan untuk membuat model yang dapat digunakan untuk menentukan ukuran tekanan udara ban. Model dikembangkan berbasis FIS Mamdani dengan lima parameter masukan, yaitu berat beban (kapasitas muatan), cuaca, jarak tempuh, diameter pelek, dan tebal ban. Inferensi Mamdani menghasilkan tekanan udara ban depan dan belakang. Hasil perhitungan tekanan ban menggunakan sistem dibandingkan dengan buku manual yang hanya mempertimbangkan beban kendaraan saja. Perbandingan tersebut menunjukkan perbedaan rerata ukuran 1,24 % untuk tekanan ban depan dan 2,17 % untuk ban belakang. Sistem mampu memberikan rekomendasi tekanan udara ban dengan mempertimbangkan beberapa parameter, selain beban kendaraan.
Copyrights © 2021