Brand atau merek adalah serangkaian entitas yang bisa dilihat dan tidak terlihat yang diatur tata kelolanya untuk membangun identitas dan reputasi terkait produk, jasa, seseorang, serta organisasi yang khas dan mudah dikenali dalam benak pikiran terdalam seseorang. Rebranding adalah proses pengaturan ulang entitas merek yang sudah ada menjadi bertambah dan atau berkurang elemen-elemennya bertujuan untuk meningkatkan daya saing pasar yang ketat. Kajian studi pustaka tentang rebranding organisasi memberikan wawasan bahwa kesuksesan rebranding dipengaruhi oleh perilaku personil internal organisasi terhadap berbagai elemen-elemen yang diatur ulang, dan dipengaruhi juga oleh peran pemangku kepentingan eksternal dalam merespon positif program rebranding organisasi tersebut. Personil internal organisasi menjadi aktor utama yang merepresentasikan nilai-nilai entitas merek termasuk janji utama organisasi yang tersusun dalam visi organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami tahapan-tahapan yang dilakukan untuk pelaksanaan rebranding dan dampak rebranding terhadap organisasi. Pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan studi kasus dan wawancara mendalam terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan untuk rebranding atau merubah nilai-nilai entitas merek organisasi dipicu oleh perubahan bentuk organisasi yang sekaligus merubah tatanan struktural. Perubahan tersebut memiliki pengaruh mendasar pada identitas organisasi dan strategi inti dalam menjalankan tugasnya. Rebranding STIKes ‘Aisyiyah Yogyakarta (SAY) menjadi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) berpengaruh pada jumlah mahasiswa baru yang diterima dan nilai-nilai dasar organisasi sehingga terbentuklah penciri baru bagi organisasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rebranding organisasi bisa sukses terlaksana jika dilakukan dengan hati-hati, terstruktur, dan terukur dengan dukungan penuh dari para aktor penentu kebijakan serta kepedulian personil internal organisasi.
Copyrights © 2021