Artikel ini bertujuan untuk melakukan upaya pemaknaan pendapatan yang bergandeng khusyuk dalam ranah driver transportasi berbasis online sebagai praktisi akuntansi di kota Makassar Sulawesi Selatan. Metode penelitian secara deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan dengan konsep/paradigma interpretif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan driver transportasi berbasis online sebagai praktisi akuntansi disini memaknai pendapatan tersebut dalam dua perspektif, yakni pendapatan dari segi materi dan pendapatan dari segi non materi. Kedua pemaknaan tersebut diperoleh data sebelum masa pandemi Covid-19 dan selama pandemi Covid-19. Meski memiliki masa yang berbeda, namun dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan dari segi non materi tidak jauh berbeda pemaknaannya dari yang sebelum dan selama masih masa pandemi. Berbeda ketika mereka sebagai praktisi akuntansi memaknai pendapatan tersebut dari segi materi sebelum dan selama pandemi. Sebelum pandemi, makna dari pendapatan itu sendiri bagi mereka (praktisi akuntansi) yakni materi yang diperoleh setelah melakukan suatu kegiatan/pekerjaan maupun usaha untuk kebutuhaan saat ini. Namun berbeda halnya dengan selama pandemi, makna dari pendapatan itu sendiri sesuatu materi yang harus dikelola dengan ekstra lebih baik yang mengutamakan kebutuhan dari keinginan saat ini dan untuk kebutuhan masa mendatang/depan. Kata Kunci: Pendapatan, Khusyuk, Transportasi Berbasis Online, Praktik Akuntansi.
Copyrights © 2020