JURNAL ENGGANO
Special Issue SEMINAR NASIONAL VIRTUAL

DIVERSITAS IKAN PADA KOMUNITAS PADANG LAMUN DI PANTAI KEMA, SULAWESI UTARA.

Fione Yukita Yalindua (Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia)
Putri Sapira Ibrahim (Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia)
Nurdin Manik (Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia)



Article Info

Publish Date
29 Oct 2020

Abstract

Kondisi padang lamun di perairan Pantai Kema akan terus mengalami perubahan sebagai dampak negatif dari berbagai aktivitas penduduk setempat yang tidak konservatif. Akibatnya diversitas jenis ikan yang berasosiasi di dalamnya juga akan semakin berkurang. Akan tetapi, informasi mengenai diversitas spesies ikan padang lamun di daerah ini masih sangat terbatas. Oleh karena itu, pada bulan April 2014 dilakukan penelitian pada ikan padang lamun untuk mengetahui diversitas jenis dan kelimpahan ikan serta struktur komunitasnya. Pengambilan sampel dilakukan di empat stasiun dengan metode swept area menggunakan beach seine.  Hasil tangkapan seluruhnya adalah 2.621 individu ikan, terdiri atas 60 spesies dari 26 famili. Jumlah spesies ikan yang ditemukan secara spasial bervariasi dari 27- 47 spesies dengan total kelimpahan relatif  antara 14,08–34,91%. Famili Labridae dan Atherinidae merupakan famili paling dominan di semua stasiun dengan total kelimpahan relative sebesar 33,62% dan 25,45%. Tiga jenis yang paling umum ditemukan adalah Hypoatherina temminckii, Halichoeres papilionaceus dan Halichoeres melanurus. Komunitas ikan di padang lamun Pantai Kema termasuk kategori sedang (moderat) dengan stabilitas komunitasnya tidak stabil. Tipe asosiasi padang lamun yang berbeda mempengaruhi perbedaan keragaman jenis dan kelimpahan ikan yang hidup di dalamnya. Walaupun demikian, seluruh padang lamun di perairan pantai Kema masih dalam kondisi kondusif sebagai habitat ikan.Seagrass condition at Kema coastal area will continue to change as a negative impact of various activities of local people who are not conservative. As a result, the diversity of fish species is going to decrease. However, information about the diversity of seagrass fish species in this area is still limited. Therefore, in April 2014 a study of seagrass fish community structure was carried out to know the diversity of species, fish abundance and community structure. Sampling was carried out at four stations with swept area method using beach seine. A total of 2.621 individuals were collected, consisting of 60 species from 26 families. The number of fish species found spatially varies from 27 to 47 species with a total relative abundance of 14.08-34.91%. Labridae and Atherinidae families are the most dominant families in all stations with a total relative abundance of 33.62% and 25.45%. The three most common species are H. temminckii, H. papilionaceus and H. melanurus. Community structure of seagrass fish at Kema coastal area is moderate and unstable. The difference of seagrass beds association type affect the diversity of species and fish abundance. However, all seagrass beds at Kema coastal area are still conducive for fish habitat.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

jurnalenggano

Publisher

Subject

Other

Description

Jurnal Enggano is published twice a year, in April and September, and contains a mixture of academic articles and reviews on all aspects of marine science and ...