Pengungkapan lingkungan di Indonesia masih rendah karena belum ada pedoman yang pasti untuk pelaporan kinerja lingkungan perusahaan. Tujuan penelitian adalah untuk menguji dan membuktikan serta mengetahui komite audit memperkuat pengaruh faktor pengungkapan lingkungan. Menggunakan data sekunder dan jenis penelitian kuantitatif. Populasi penelitian 104 perusahaan yang terdiri dari perusahaan sektor pertanian dan sektor industri dasar & kimia terdaftar di BEI. Menentukan sampel menggunakan metode purposive sampling diperoleh 12 perusahaan dengan periode 2015-2019 sehingga diperoleh 60 data. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran dewan komisaris berpengaruh positif terhadap pengungkapan lingkungan. Ukuran perusahaan dan REM tidak berpengaruh terhadap pengungkapan lingkungan. Komite audit tidak dapat memoderasi faktor-faktor pengungkapan lingkungan.
Copyrights © 2021