Budidaya jamur merang umumnya dilakukan secara indoor atau dalam kumbung, dan perlu investasi cukup besar. Pada kenyataannya, jamur merang secara liar juga dapat ditemukan pada tumpukan tandan kosong sawit di areal perusahaan pengolahan sawit atau diperkebunan. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan tahap budidaya dan produktivitas jamur merang yang ditanam pada media tandan kosong kelapa sawit secara indoor dan outdoor. Prosedur budidaya indoor meliputi persiapan bahan, pengomposan 10 hari, penyusunan dalam rak kumbung setinggi 20 cm, pasteurisasi (suhu tidak optimal), inokulasi, inkubasi, pemeliharaan dan pemanenan. Budidaya outdoor meliputi persiapan, pengomposan, penyusunan tankos dalam bentuk bedengan, inokulasi, penutupan bedeng, pemeliharaan, dan pemanenan. Hasil kajian menunjukkan waktu mulai panen 10 hari, lama panen indoor 20 hari, outdoor 37 hari. Produktvitas jamur merang secara indoor dengan kondisi pasteurisasi tidak optimal pada kajian ini sebesar 1,16 kg/m2 dan secara outdoor 1,01 kg/m2.
Copyrights © 2020