Abstrak. Perempuan adalah makhluk kompleks yang memiliki karakter yang berbeda dengan laki-laki. Kelembutan perempuan sering dikaitkan dengan kelemahan namun kelembutan tersebut adalah kekuatannya. Karya ini mengangkat tema perempuan saat mereka menjadi objek dan subjek. Permasalahan dibatasi pada psikologi perempuan dalam memandang dirinya sendiri sehingga perempuan rela menderita demi mendapat penghargaan orang lain terutama dari lawan jenisnya, serta sejauh mana proses berkarya dan karya mampu menjadi terapi bagi senimannya dan pengamatnya. Hasil analisa penulis menyimpulkan bahwa sifat altruisme perempuan seringkali menjadi bumerang bagi dirinya sendiri sehingga rentan menjadi objek yang menderita. Luapan emosi kekecewaan terhadap sesuatu seringkali diungkapkan melalui berkarya seni. Banyak karya luar biasa dihasilkan dari para seniman sebagai katarsis penyembuhan batin. Karya ini merupakan gabungan seni instalasi dan seni performans. Instalasi disajikan dengan kain-kain merah menjuntai ke bawah membentuk rangkaian segitiga sebagai simbol bentuk vagina. Aksi performans berdurasi panjang, dilakukan oleh penulis sendiri dengan merajut benang sebagai metafora penantian buah hati. Metode berkarya yang digunakan yaitu dengan melakukan riset pustaka dan riset lapangan dalam memperoleh keterangan objek yang diteliti, dan hasil dari riset tersebut menjadi pedoman bagi penulis dalam proses penciptaan karya. Karya ini berjudul Jeritan Kudus dan merupakan penutup dari trilogi serial karya Setetes Merah Seribu Makna tentang kesakitan dan kekecewaan serta berhubungan dengan darah.Kata kunci: Altruis; estetika feminis; katarsis; seni instalasi; seni performans.A Drip of Red Means a LotAbstract. Females are complex human beings with a character that is different from men. The gentleness of women is often presented as their weakness, but paradoxically it can also be seen as their strength. This raises the issue of women as object and subject. This theme was narrowed down to female psychology: the way women see themselves may affect their willingness to sacrifice themselves in the hope of getting appreciation from others, especially the opposite sex, and the extent to which creating art and the resulting artwork may be therapy for the artist and the audience. The result from the author's analysis suggested that the altruistic nature of women leads them to being susceptible to being viewed as an object. Making art can then be a cathartic healing process. Many great works of art have been created by artists as an expression of their emotions. The Sacred Scream is a combination of installation art and performance art. The installation consists of red fabric draped in the shape of a triangle to symbolize the vagina. The performance consisted of the artist knitting uninterruptedly for a long period of time as a metaphor for being pregnant. The methods used in this study were literary research and field research for the purpose of getting information on the study subject. The result was then used as a compass for the author in the artistic creation process. The Sacred Scream closes the trilogy A Drip of Red Means A Lot, which talks about pain, disappointment and blood relations.Keywords: Altruism; chatarsis; feminist aesthetic; installation art; performance art.
Copyrights © 2018