System SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition) merupakan sebuah system yang dibuat untuk pengambilan data, menyimpannya, analisa dan juga untuk mengendalikan suatu plant/system yang umumnya dilakukan secara jarak jauh. Untuk meningkatkan efisiensi, saat ini, system SCADA telah dipakai secara luas dalam berbagai bidang industry, seperti manufaktur, pembangkit listrik, oil & gas, telekomunikasi dan transportasi. Dalam perkembangannya, system ini tidak hanya terkoneksi secara intern saja, bahkan terkoneksi dengan internet untuk komunikasi antar komponennya maupun pengambilan informasi data sebagai bagian dari pendukung keputusan. Dengan terkoneksinya dengan system ekstern dalam hal ini internet, maka keamanan informasi system SCADA ini akan menjadi sangat rentan. Oleh karena itu, identifikasi terhadap resiko keamanan yang mungkin saja terjadi untuk memperoleh gambaran yang lengkap status keamanan system ini menjadi sangat diperlukan. Paper ini pengaplikasikan metode operationally critical threat, asset and vulnerability evaluation (OCTAVE) allegro untuk meng-asses resiko keamanan dari system SCADA. Metode ini focus pada asset informasi dan membandingkan wadah informasi yang berbeda-beda seperti database, kertas fisik dan manusia. Tujuan studi ini adalah untuk menyoroti berbagai kerentanan, resiko serta mengusulkan pendekatan mitigasi resiko yang teridentifikasi dari keamanan system SCADA. Penelitian ini diharapkan bisa digunakan sebagai dasar untuk meningkatkan keamanan system SCADA. Kata Kunci SCADA, OCTAVE Allegro, Informasi, Resiko Keamanan.
Copyrights © 2019