Jurnal Hortikultura
Vol 30, No 1 (2020): Juni 2020

Application of Trichoderma-Enriched Compost on Shallot Productivity and Storability in East Lombok, West Nusa Tenggara (Pemanfaatan Kompos Diperkaya Trichoderma pada Produktivitas dan Daya Simpan Bawang Merah di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat)

Lia Hadiawati (BPTP Balitbangtan NTB)
Ahmad Suriadi (BPTP Balitbangtan NTB)
Titin Sugianti (BPTP Balitbangtan NTB)
Fitria Zulhaedar (BPTP Balitbangtan NTB)



Article Info

Publish Date
22 Dec 2020

Abstract

Research on the benefits of Trichoderma-enriched compost (Tricho-compost) to improve soil fertility and yield of some vegetables has been widely reported. The objective was to study the effect of Tricho-compost application on productivity and storability of shallot. The experiment was laid out in a randomized block design at Labuan Lombok Village, Pringgabaya, East Lombok District, West Nusa Tenggara Province, during June to August 2017. There were five treatments with three replications, i.e., T1 = no fertilizer (control), T2 = 10 t/ha compost, T3 = NPK (250 kg/ha NPK, 150 kg/ha Urea, and 150 kg/ha SP-36), T4 = T3 + T2, and T5 =T3 + 10 t/ha Tricho-compost. The results showed that shallot with T5 treatment produced higher height at 20, 40 and 60 days after planting (DAP), fresh weight at 40 and 60 DAP, and dry yield. The plant height, fresh weight and dried yield were higher in T5 than those of plants in T4 for 3.7%, 8.7%, and 8.3%, respectively. Weight lost in T5 was 2.7% lower than T4 after storing for 90 days, indicating T5 shallot had better storability. These data indicated the potential of Tricho-compost to improve growth, yield, and storability of shallot.KeywordsAllium cepa ascalonicum; Productivity; Storability; Tricho-compost; Tropical drylandABSTRAKPenelitian terkait pemanfaatan kompos diperkaya Trichoderma sp. (Tricho-kompos) untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produksi berbagai sayuran telah  dipublikasikan secara luas. Tricho-kompos terbuat dari kompos organik yang diperkaya Trichoderma sp. yang telah diperbanyak dalam media beras. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemupukan menggunakan Tricho-kompos terhadap produktivitas dan daya simpan bawang merah di lahan kering Lombok Timur. Percobaan lapangan dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok  di Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, pada bulan Juni sampai Agustus 2017. Terdapat lima perlakuan pemupukan dengan tiga ulangan, yaitu T1 = tanpa pupuk (kontrol), T2 = kompos 10 ton/ha, T3 = NPK (250 kg/ha NPK, 150 kg/ha Urea, dan 150 kg/ha SP-36), T4 = T3 + T2, dan T5 = T3 + Tricho-kompos 10 ton/ha. Hasil percobaan menunjukkan bahwa bawang merah dalam perlakuan T5 menghasilkan tanaman yang lebih tinggi pada umur 20, 40, dan 60 hari setelah tanam (HST), berat berangkasan pada umur  40 dan 60 HST, dan berat kering eskip. Tinggi tanaman, berat berangkasan segar, dan berat kering eskip lebih tinggi dalam perlakuan NPK dan Tricho-kompos (T5) dibandingkan dengan perlakuan NPK dan kompos (T4), yaitu sebesar 3,7%, 8,7%, dan 8,3% secara berurutan, sedangkan susut bobot dalam T5 lebih rendah 2,7% daripada T4 setelah disimpan 90 hari, hal tersebut mengindikasikan bahwa daya simpan bawang merah lebih baik dalam T5. Hasil percobaan ini menunjukkan potensi pemupukan Tricho-kompos dalam meningkatkan pertumbuhan, produksi, dan daya simpan bawang merah yang ditanam di lahan kering tropis Kabupaten Lombok Timur. 

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

JHORT

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Hortikultura (J.Hort) memuat artikel primer yang bersumber dari hasil penelitian hortikultura, yaitu tanaman sayuran, tanaman hias, tanaman buah tropika maupun subtropika. Jurnal Hortikultura diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Badan Litbang Pertanian, ...