Kedatangan tenaga kerja China di Sulawesi Tenggara telah menjadi problematika dikalangan masyarakat lokal yang selalu menjadi konflik antara pekerja China dan masyarakat lokal dimana mereka berinteraksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyebab prasangka konflik dan kecemburuan sosial antara tenaga kerja China dan masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, sampel penelitian di ambil dengan metode purposive samplingdan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan penyebab prasangka konflik antara tenaga kerja China dan masyarakat lokal di Sulawesi Tenggara adalah adanya stereotypebudaya negatif dan adanya ketidakberimbangan gaji karyawan antara pekerja China dan tenaga kerja lokal, juga dominan pekerja China yang menempati jabatan di perusahaan pertambangan telah memicu kecemburuan sosial dikalangan masyarakat lokal.
Copyrights © 2020