Tulisan ini adalah analisis sastra terhadap cerpen Seto Menjadi Kupu-Kupu karya A.S. Laksana dengan menggunakan teori semiotika struktural. Analisis ini membahas simbol kupu-kupu yang diceritakan sebagai hasil perubahan wujud tokoh utama di akhir cerita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cerpen ini memiliki aspek intertekstual dalam kaitannya dengan kebudayaan Cina, terutama cerita rakyat Liang-Zhu atau Sam Pek-Eng Tay. Dalam kaitannya dengan kebudayaan Cina, simbol kupu-kupu yang terdapat di dalam cerpen ini dapat dimaknai sebagai idealisasi cinta suci Seto terhadap gadis pujaan hatinya, sekalipun mereka tidak pernah menjalani kebersamaan dalam jalinan cinta sebelumnya.
Copyrights © 2021