Tsaqofah: Jurnal Agama dan Budaya
Vol 15 No 1 (2017): June 2017

Sejarah Dan Perkembangan Shalawat Wahidiyah Di Pandeglang Tahun 1981-2015

lilis siti rokayah (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Jun 2017

Abstract

Dalam agama Islam terdapat banyak macam-macam shalawat, namun secara garis besar shalawat kepada Nabi dapat digolongkan menjadi dua yaitu Maktsurah (shalawat yang redaksinya dari Rasulullah SAW) dan Ghairu Maktsurah (shalawat yang disusun oleh sahabat, tabi’in, auliya’, ulama, dan umumnya orang Islam). Shalawat Wahidiyah disusun oleh KH. Abdoel Madjid Ma’roef yang diperkenelakan tahun 1963 di Kedunglo, Ds. Bandar Lor, Kota Kediri, Jawa Timur. Kemudian dibawa ke Pandeglang pada tahun 1981 oleh KH. Sukata Sirojudin. Tujuannya untuk menjernihkan hati, menenangkan batin dan menentramkan jiwa, serta meningkatkan daya ingat sadar kepada Allah SWT. Sejarah munculnya Shalawat Wahidiyah di Pandeglang dibawa oleh KH. Sukanta Sirojudin, setelah pulang dari Pondok Pesantren Wahidiyah di Kota Kediri tahun 1980 dan mendirikan Pondok Pesantren Al-Barokah di Cikeusik pada tahun 1981. Perkembangan Shalawat Wahidiyah di Pandeglang pada awalnya memiliki respon yang kurang baik dari masyarakat. Akan tetapi, pada akhirnya dapat diterima oleh masyarakat sampai memiliki jama’ah yang banyak. Shalawat Wahidiyah merupakan sebuah amalan yang diperbolehkan untuk siapa saja, baik lakilaki maupun perempuan yang langsung di ijazahkan oleh penyusunnya tanpa melakuakan bai’at atau janji. Pokok ajaran Wahidiyah yakni Lillah-Billah, Lirrasul-Birrasul, Lilghauts-Bilghauts, Yu’ti Kulla Dzi Haqqin Haqqah, dan Taqdim Al-Aham Fa Al-Aham Tsuma Al-Anfa Fa Al-Anfa. Kegiatan khusus yang dilakukan oleh para pengamal Wahidiyah Kab. Pandeglang, yaitu Yaumiyyah (harian), Usbu’iyah (mingguan), Syahriyyah (bulanan) dan Rubu’ As-Sanah (tiga bulan). Kata Kunci: Sejarah Dan Perkembangan, Shalawat Wahidiyah, Pandeglang

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

tsaqofah

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences

Description

Tsaqôfah published twice a year since 2001 (June and December), is a multilingual (Indonesian, Arabic, and English), peer-reviewed journal, and specializes in Islamic History and Culture. This journal is published by the Islamic History and Civilization Department, Faculty of Ushuluddin and Adab, ...