Konservasi energi menjadi hal yang di perhitungkan di masa depan. Cara efektif mengurangi permintaan energi adalah menggunakan energi lebih efektif . Penukar kalor merupakan cara mentransfer energi yang banyak digunakan untuk oil refinery, industri kimia dan makanan. Salah satu aplikasi alat penukar kalor adalah heat exchanger yang merupakan perangkat penyedia energi termal antara dua atau lebih cairan pada suhu berbeda. Salah satu jenis heat exchanger yang sering digunakan heat exchanger shell and tubeĀ Tujuan dari studi literaturĀ ini untuk mengetahui besar koefisien perpindahan panas dan mendapatkan nilai U. Pada setiap literaturĀ membandingkan setiap jurnal dan mereview jurnal yang diperoleh. Dari setiap jurnal diadapatkan nilai U dengan memvariasi variable bahan coolant, pengaruh konsentrasi coolant, laju alir fluida dan suhu fluida. Dari hasil pembahasan pengunaan nano fluida menambah koefisien perpindahan panas sebesar 15% daripada mengunakan fluida air. Pengaturan suhu fluida panas dan dingin juga mempengaruhi hasil koefisien perpindahan panas dimana semakin rendah suhu fluida dingin masuk semakin besar koefisien perpindahan panas. Mengatur laju alir juga mempengaruhi besar koefisien perpindahan panas dikarenakan radiasi dari fluida panas dapat berpindah secara maksimal ke fluida dingin.
Copyrights © 2020