Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum
Sarjana Ilmu Hukum, Juli 2021

URGENSI PENGATURAN CREATING SHARED VALUE (CSV) SEBAGAI TRANSFORMASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) UNTUK MENDUKUNG SUSTAINABILITY LIVELIHOODS

Maghfira Aurellia Kusardiani (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Aug 2021

Abstract

Maghfira Aurellia Kusardiani, Amelia Sri Kusumadewi, Syahrul Sajidin Fakultas Hukum Universitas Brawijaya e-mail: aurelliafira@student.ub.ac.id  ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya berbagai ketidaksesuaian praktik pelaksanaan Corporate Social Responsibility dalam rangka bersinergi dengan stakeholder untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan mengedepankan Sustainability Livelihoods yang sesuai dengan tujuan negara pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Negara dan global pada Sustainable Development Goals dikarenakan masih terdapat ketidakjelasan substansi subjek, objek, dan sanksi pada pengaturan CSR dalam pasal 15 Undang-Undang No. 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal, pasal 74 Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 Tentang Perusahaan, Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun Tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. Creating Shared Value sebagai transformasi dari CSR kemudian menawarkan konsep membangun kesejahteraan masyarakat tidak hanya dengan prinsip doing good seperti pada prinsip CSR melainkan shared value  yang nantinya mampu memperbaiki penerapan CSR di Indonesia melalui konsep pemahaman bisnis dan pembuatan peraturan perundang-undangan yang baik. Namun masih terdapat kekosongan hukum terkait CSV maka kemudian penelitian ini perlu dilakukan. Berdasarkan hal tersebut, skripsi ini mengangkat rumusan masalah: (1) Bagaimana Urgensi Pengaturan Creating Shared Value di Indonesia? Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan jenis penelitian yuridis normative dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach) Dari hasil penelitian dengan metode tersebut, penulis memperoleh kesimpulan bahwa CSV sebagai transformasi CSR memiliki kelebihan-kelebihan dibandingkan konsep CSR karena CSV lebih berfokus pada kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk menciptakan kemandirian di masyarakat dan mampu merubah konsep bisnis di dalam perusahaan tidak semata-mata mencari keuntungan melainkan memasukkan permasalahan sosial di lingkungan perusahaan sebagai tantangan bisnis yang harus dikelola oleh perusahaan menjadi sebuah peluang yang nantinya akan menciptakan hubungan simbiosis mutualisme antara perusahaan, masyarakat, dan juga alam. Dengan begitu sebagaimana hukum positif di Indonesia apabila konsep CSV ini ingin ditaati oleh perusahaan diperlukan regulasi yang mengatur jelas mengenai subjek, objek, dan sanksi mengenai CSV sehingga keberlakuannya dapat memperbaiki peraturan perundang-undangan terkait CSR. Kata kunci: Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, Menciptakan Nilai Bersama, Kehidupan Berkelanjutan ABSTRACTThis research departs from the mismatch between Corporate Social Responsibility (CSR) and stakeholders in creating people’s well-being by prioritizing sustainable livelihoods that correspond with the objectives of the National and Global Long Term Development Plan in Sustainable Development Goals. Some provisions regarding the subjects, objects, and sanctions in CSR in Article 15 of Law Number 25 of 2007 concerning Capital Investment, Article 74 of Law Number 40 of 2007 concerning Corporates, Government Regulation Number 47 of … concerning Social and Environmental Responsibilities are unclear. Creating Shared Value as a transformation from the CSR offers a new concept of creating welfare for the people not only through the principle of doing good but also shared value that is expected to implement the CSR in Indonesia according to the concept of good business understanding and lawmaking. This research was conducted since there are legal loopholes regarding this case. Departing from the above issue, with a normative-juridical method, statutory and conceptual approach, this research investigates: (1) what is the urgency of regulating Creating Shared Value in Indonesia? The analysis results reveal that CSV as the transformation of CSR has some benefits compared to the concept of CSR since CSV is more focused on people empowerment that is intended to encourage social independence that is expected to change the business concept in a company from profit-oriented to something that brings social issues into the company as part of the business challenge that demands responses and management from the company. This is seen as the start of reciprocity between the company, the members of public, and nature. In terms of corporate compliance with the CSV, regulatory provisions governing the subjects, objects, and sanctions in CSV are required to improve the provisions of the existing legislation regarding CSR. Keywords: creating shared value, corporate social responsibility, sustainability livelihoods

Copyrights © 2021