Hipertensi merupakan penyakit penyebab kematian pertama di dunia. Penyakit ini juga merupakan jalan pembuka bagi penyakit-penyakit lainnya seperti jantung, gagal ginjal, dan stroke. Lansia di Indonesia pada umumnya sebagian besar adalah pengidap hipertensi. Kajian di lapangan menemukan kasus terbanyak pada lansia adalah hipertensi baru disusul penyakit-penyakit lainnya seperti diabetes, asam urat, rematik. Senam hipertensi digunakan sebagai media penurun hipertensi lansia pada penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam hipertensi pada tekanan darah lansia baik sistol maupun diastol. Penelitian ini merupakan kuantitatif eksperimental dengan memberikan perlakuan senam kepada sampel penelitian. Perubahan tekanan darah diukur dengan menggunakan alat Sphygmomanometer air raksa. Hasil penelitian menunjukan bahwa Senam hipertensi memberi pengaruh terhadap penurunan tekanan darah sistolik dibuktikan dengan P value sebesar 0,002 dimana P-Value <0,05 pada komunitas lansia perempuan desa Petir kecamatan Kalibagor, Banyumas. Ada pengaruh penurunanan tekanan darah diastolik sebelum dan sesudah diberikan treatment senam selama tiga kali pada lansia perempuan desa Petir kecamatan Kalibagor, Banyumas. Kata-kata kunci: senam hipertensi, hipertensi lansia, penurunan tekanan darah
Copyrights © 2021