Bumi memiliki luas lautan lebih besar daripada luas daratan, maka akan banyak sekali pantai di seluruh dunia termasuk Indonesia. Pantai termasuk kawasan wisata yang menawarkan berbagai keindahan tetapi juga menawarkan malapetaka salah satunya fenomena rip current. Banyak wisatawan yang menjadi korban akibat fenomena ini. Di Indonesia pada tanggal 8 Feruari 2020 di Pantai Parang Tritis 7 orang terseret dan 1 meninggal, tanggal 2 Januari 2015 sebanyak 2 wisatawan meninggal di Jawa Timur. Hal itu disebabkan karena ketidaktahuan mereka tentang adanya rip current. Tujuan penelitian ini untuk memvalidasi adanya rip current di Jawa Timur dengan memanfaatkan pemodelan hidrodinamika di era revolusi industri 4.0 yang berbasis internet dan teknologi. Ada 3 tahapan metodologi dalam penelitian ini, yaitu pengambilan dan pengolahan data, membuat permodelan dan validasi permodelan. Hasil dari penelitian ini, di Pantai Jawa Timur sering terjadi rip current dengan kecepatan relatif berkisar 0,02-0,09 m/s.
Copyrights © 2020