Kematian merupakan siklus hidup yang takterelakkan yang kerap kali memberikan dampak bagikeluarga yang kehilangan, dan berdasarkan budaya,fasilitas rumah duka menjadi salah satu cara dalammenghadapi kematian selain penguburan secaralangsung. Fasilitas rumah duka di Indonesiacenderung lebih mementingkan kapasitas dayatamping daripada mempertimbangkan kualitas ruangarsitekturalnya. Fasilitas Rumah Duka, Krematorium,Kolumbarium di Kabupaten Sidoarjo mencobamengimbangi antara kuantitas dan kualitas yangdisediakan, selain menyediakan wadah untukpengurusan jenazah, fasilitas mampu memberikankenangan kematian bagi keluarga kehilangan selamaberada di dalam fasilitas, hal ini dilakukan denganmenerapkan konsep Autobiograpchical Buildingyang menggunakan rangkaian sequencing dalam tiapfasilitas untuk menciptakan kenangan bagi penggunafasilitas
Copyrights © 2020