eDimensi Arsitektur Petra
Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020

Menggali Citra dan Identitas Kembang Jepun

Augusta Esmeralda Esmeralda (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Nov 2020

Abstract

Jalan Kembang Jepun dikenal sebagai kawasan perdagangan yang terletak di kawasan Pecinan diSurabaya Utara. Pernah dikenal sebagai Handelstraat pada masa pemerintahan Hindia-Belanda, kawasan inimemiliki sederet ruko (rumah toko) yang masih dapat kita lihat hingga sekarang, dan menjadi sebuah ikonbersejarah. Mengalami peningkatan aktivitas yang pesat di tahun 1800-an dan penurunan karena adanyapergeseran pusat perdagangan di Surabaya pada tahun 1900-an namun masih bertahan hingga abad ke-21 inimembuat Kembang Jepun menjadi sebuah tempat yang memiliki sejarah panjang. Seiring dengan perubahanjaman, keberadaan ruko-ruko pada kawasan ini tidak banyak lagi yang menampilkan estetika arsitekturTionghoa-nya meskipun kawasan ini sempat dihidupkan kembali melalui dibukanya pusat perdagangan Kya-Kya. Hal ini menimbulkan sebuah pertanyaan: apakah citra dan identitas dari Kembang Jepun ini hanyaterbatas sebagai ikon kota Surabaya yang terletak di kawasan pecinan? Metode interpretasi sejarah digunakanuntuk mempelajari Kembang Jepun melalui data-data yang tersedia dan menginterpretasi fenomena yangterjadi. Penelitian dilakukan untuk mengungkapkan kembali citra dan identitas Kembang Jepun mulai daridasar, yang dapat digunakan untuk penelitian di masa mendatang.

Copyrights © 2020