Penelitian ini menganalisis tentang eksistensi Pura Dalem Ularan di Banjar Kuwum Desa Banyuatis Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif interpretative dengan menggunakan pendekatan ex pos facto. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini antara lain teori fungsionalisme structural dan teori simbolik. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa Keberadaan Pura Dalem Manik Ularan di Dusun Kuwum Desa Banyuatis berkaitan dengan perjalanan Patih Ularan dari Desa Gobleg menuju Desa Busungbiu yang kemudian beristirahat di Dusun kuwum Desa Banyuatis dan membangun bebaturan atau tempat pemujaan, diperkirakan sudah ada sejak abad 16-17 sesuai dengan babad Desa Gobleg. Bentuk Pura dalem Manik Ularan dapat dilihat dari : pertama struktur pura, struktur pura dalem manik ularan mengacu pada konsep Dwi Mandala yang terdiri dari Utama Mandala dan Madya Mandala yang melambangkan akasa dan pertiwi. Dan fungsi pura Dalem manik ularan antara lain berfungsi sebagai kegiatan keagamaa, berfungsi sebagai memohon anugrah (mesaudan) dan berfungsi sebagai memohon keselamatan atau matur piuningKata Kunci : eksistensi, Dalem Ularan, Pura
Copyrights © 2021