Komunikasi krisis sektor pariwisata terjadi akibat oleh adanya pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan audit proses komunikasi pada akun media sosial Instagram @kemenparekraf.ri milik Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia di masa krisis COVID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode evaluasi dengan menggunakan pendekatan audit komunikasi. Desain audit komunikasi pada penelitian ini menggunakan lima tahapan utama pendekatan Npower Northwest. Hasil dari audit komunikasi menyatakan bahwa proses komunikasi yang dilakukan oleh Kemenparekraf melalui platform Instagram sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku dalam melakukan komunikasi publik, meskipun ada beberapa kekurangan-kekurangan yang terjadi. Secara keseluruhan permasalahan tersebut lebih dominan pada kurangnya instrumen kebijakan, optimalisasi proses, konsistensi aktivitas, koordinasi internal organisasi, dan tidak adanya instrumen monitoring evaluasi dalam rangka pengelolaan media sosial Instagram secara konsisten. Rekomendasi yang diberikan dari penelitian ini kepada Kemenparekraf diharapkan melakukan pengelolaan akun instagram melalui kajian kebijakan secara spesifik, optimalisasi proses, pemberian saran, koordinasi dalam organisasi, melakukan aktivitas monitoring dan evaluasi secara periodik, serta menciptakan dan mengelola komunikasi dua arah untuk meningkatkan kepercayaan publik.
Copyrights © 2021