Jurnal Sain Peternakan Indonesia
Vol 15, No 3 (2020)

Pengaruh Kemasan Retorted dan Penyimpanan pada Suhu Ruang Terhadap Kualitas Fisik dan Mikrobiologi Sate Ayam

E. Triyannanto (Departemen Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada)
A. S. Arizona (Departemen Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada)
Rusman Rusman (Departemen Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada)
E. Suryanto (Departemen Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada)
R. O. Sujarwanta (Departemen Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada)
Jamhari Jamhari (Departemen Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada)
I. Widyastuti (Departemen Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
29 Sep 2020

Abstract

Sate ayam merupakan produk olahan daging tradisional yang diminati masyarakat luas namun memiliki daya simpan yang rendah. Ready-to-eat (RTE) sate ayam diproduksi dengan menggunakan metode sterilisasi pada temperature 121°C selama 45 menit.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan bahan pengemas, pengaruh lama penyimpanan produk pada suhu ruang.  Sampel sate ayam dikemas dengan kemasan polyethylene dan retort pouch. Masing-masing sampel diuji pada minggu 0, 2, 4, 6, dan 8. Parameter yang diamati adalah kualitas fisik (pH, daya ikat air -DIA, dan keempukan) and TPC (Total Plate Count). Data kualitas fisik dan mikrobiologi dianalisis dengan rancangan acak lengkap pola faktorial. Perbedaan rerata diuji dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test. Masing-masing perlakuan dilakukan sebanyak tiga kali ulangan. Hasil analisis statistik terhadap kualitas fisik dan mikrobiologi menunjukkan bahwa perlakuan masa simpan pada suhu ruang memberikan pengaruh nyata pada nilai rata-rata (P<0,05) kualitas fisik (meningkatkan nilai pH, menurunkan DIA, dan meningkatkan kealotan selama penyimpanan). Selain itu, pengemasan retorted dapat mempertahankan jumlah bakteri dibawah SNI sampai dengan 8 minggu penyimpanan, sedangkan pengemasan polyethylene hanya sampai dengan 2 minggu penyimpanan.  Hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa perbedaan bahan pengemas dan lama penyimpanan pada suhu ruang memberikan pengaruh yang nyata terhadap kualitas dari sate ayam.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jspi

Publisher

Subject

Veterinary

Description

Jurnal Sain Peternakan Indonesia (JSPI) pISSN 1978 – 3000 dan eISSN 2528 – 7109 adalah majalah ilmiah resmi yang dikeluarkan oleh Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, sebagai sumbangannya kepada pengembangan Ilmu Peternakan yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia ...