Pemerintah Indonesia melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, hingga saat ini, khususnya BPJS Kesehatan cabang Malang hanya mampu meng-cover sekitar 75% masyarakat di 3 daerah, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu (BPJS, 2019), yang total kepesertaannya ada lebih dari 2 juta jiwa. Berdasarkan laporan Kementerian Keuangan (2019), ada beberapa permasalahan dalam implementasi sistem BPJS, antara lain klasifikasi data kepesertaan yang harus dibersihkan dan masuk dalam kelompok yang betul-betul miskin, kategorisasi di rumah sakit yang harus sesuai, hingga sistem klaim manajemen dana bantuan BPJS. Selain itu sistem rujukan pasien selama ini masih mengalami beberapa kendala. Hal tersebut diselenggarakan untuk memberikan pelayanan kesehatan secara bermutu sehingga tujuan pelayanan tercapai tanpa harus menggunakan biaya mahal. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan pemetaan data stakeholder dari sistem BPJS serta merekomendasikan kerangka kerja Big Data Analytics untuk sistem rujukan BPJS Kesehatan pada Fasilitas Kesehatan di Kota Malang.
Copyrights © 2021