Indonesian Green Technology Journal
Vol 10, No 1 (2021)

Potensi Pengembangan Agen Antibakteri dari Senyawa Kompleks Logam Transisi di Indonesia

Nadia Cikita Handayani (Jurusan Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Brawijaya)
Putri Nuzilla Shafira (Jurusan Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Brawijaya)
Sasti Gona Fadhilah (Jurusan Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Brawijaya)



Article Info

Publish Date
03 Jun 2021

Abstract

Saat ini, resistensi terhadap agen antimikroba telah menjadi masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Penyakit akibat infeksi bakteri masih menjadi masalah yang penting karena meningkatnya jumlah bakteri yang resistan terhadap berbagai obat menyebabkan munculnya berbagai penyakit baru. Salah satu agen antibakteri yang dapat dikembangkan potensinya dengan mekanisme yang berbeda dari agen antibakteri yang lain adalah senyawa kompleks logam. Beberapa logam terbukti dapat menjadi agen antibakteri karena memiliki fungsi biologis dan ditemukan dalam enzim dan kofaktor yang diperlukan untuk berbagai proses dalam tubuh. Beberapa metode yang dapat digunakan untuk mensintesis senyawa kompleks logam dengan sifat antibakteri antara lain metode larutan, solvothermal, hidrothermal, refluks, dan hidrogel. Naskah ini mengkaji perkembangan material berbasis SKLT (Senyawa Kompleks Logam Transisi) sebagai kandidat agen antibakteri terutama berbasis logam Cu(II) dan Zn(II) dengan ligan basa schiff. Penggunaan material berbasis SKLT sebagai agen antibakteri masih relatif baru namun memiliki potensi besar untuk mencegah perkembangan berbagai bakteri serta kemunculan penyakit baru akibat dari resistensi bakteri. Material ini dapat dikembangkan dari mineral alam yang banyak tersedia di Indonesia. Kajian ini dilakukan melalui tinjauan pustaka dimana artikel-artikel yang digunakan sebagai literatur utama diperoleh dari jurnal internasional berbahasa Inggris dengan tahun terbit mulai tahun 2010. Berdasarkan hasil kajian, SKLT berbasis logam Cu(II) dan Zn(II) dengan ligan basa schiff dapat dijadikan sebagai kandidat agen antibakteri dari berbagai jenis bakteri seperti E. coli, P. Aeruginosa, B. Subtilis, S. aureus, C. albicans, S.pneumoniae dan masih banyak lagi dengan hasil yang cukup efisiensi dan bervariasi. Selain itu kajian tentang sintesis SKLT yang ramah lingkungan skala massal tetap diperlukan.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

igtj

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Earth & Planetary Sciences Engineering Other

Description

The Indonesian Green Technology Journal (IGTJ) is an international journal that publishes recent developments and emerging issues in both conceptual and experimental aspects of green and renewable technology. The Indonesian Green Technology Journal (IGTJ) publishes research results in the ...