Salah satu masalah yang dihadapi perguruan tinggi adalah penurunan tingkat kelulusan tepat waktu. Tujuan penelitian ini adalah mengatasi permasalahan tersebut menggunakan model prediksi algoritma Naïve Bayes untuk mengetahui siapa saja mahasiswa yang diprediksi yang akan lulus tepat waktu dan yang tidak tepat waktu sehingga bisa dilakukan tindakan oleh program studi terkait. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen dengan mengikuti enam fase CRISP-DM (Cross Industry Standard Process for Data Mining). Hasilnya model prediksi ini bisa memberikan tingkat akurasi sebesar 93,75%.
Copyrights © 2021