Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ikut mempengaruhi kondisi masalah sosial salah satunya penyalahgunaan narkoba. Kasus narkoba khususnya di Polres Cimahi mengalami kenaikan. Satuan Narkoba adalah satuan khusus di tingkat Polres yang memiliki peran untuk melakukan pencegahan melalui bimbingan penyuluhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran Satuan Narkoba dalam mencegah penyalahgunaan narkoba melalui bimbingan penyuluhan di Polres Cimahi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi lapangan. Fokus penelitian pada pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui bimluh di Polres Cimahi. Sumber yang digunakan adalah sumber primer didapat dari wawancara, sumber sekunder didapat dari studi dokumen, dan observasi dilakukan berkaitan dengan jenis penelitian. Teknik triangulasi digunakan dalam menguji kevalidan data. Analisis data dengan mereduksi data dan disajikan data yang relevan, sehingga dapat ditentukan simpulannya. Hasil temuan yang diperoleh adalah jumlah personel Satuan Narkoba pengemban fungsi bimluh hanya empat orang. Personel belum menguasai ilmu komunikasi karena tidak pernah mengikuti pendidikan kejuruan. Diperlukan pengorganisasian personel dengan tertib dan diskusi antar anggota untuk meningkatkan literasi yang dimiliki. Intensitas pelaksanaan tugas Satuan Narkoba pasif karena tidak adanya anggaran. Satuan Narkoba belum berperan karena sarana prasarana yang tidak lengkap seperti alat komunikasi, transportasi, dan alat instruksi pemberian bimluh. Melakukan kegiatan bersama dan melengkapi sarana prasarana untuk pelaksanaan tugas. Metode pemberian bimluh yang belum tepat sasaran karena lebih banyak menunggu undangan dalam memberikan bimluh. Belum adanya kerja sama secara tertulis dengan instansi lain sehingga kegiatan dan tujuan kerja sama yang dilakukan tidak jelas. Kerja sama harus dilakukan secara tertulis di berbagai bidang.
Copyrights © 2017