Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya praktek prostitusi dengan kedok kawin kontrak di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor dengan sasaran konsumen yaitu turis timur tengah, praktek ini diviralkan melalui video dokumenter media asing (media Prancis). diketahui bahwa praktek ini telah berjalan 8 tahun, dan telah memenuhi unsur dari UU No. 21 tahun 2007 serta sistem perkawinan yang dilakukan tidak sesuai dengan UU. 1 Tahun 1974, maka perlu dilakukan pengkajian lebih terhadap optimalisasi kegiatan patroli dialogis sebagai kegiatan preventif terhadap pencegahan pada praktek prostitusi berkedok kawin kontrak. Adapun tujuan dari rumusan masalah dalam skripsi ini yaitu mendeskripsikan serta menganalisa pelaksanaan, faktor-faktor yang mempengaruhi dan pengaruh unsur komunikasi dalam mengoptimalisasikan kegiatan patroli dialogis Polres Bogor terhadap pencegahan prostitusi kawin kontrak di Kecamatan Cisarua. Sebagai pisau analisis penulis terhadap masalah dalam skripsi ini menggunakan konsep Standar Operasional Prosedur Patroli Dialogis Satuan Sabhara Polres Bogor serta teori ilmu manajemen dari George R. Terry dengan sumber-sumber dasar yang disebut dengan enam “M†(6M), selain itu ada teori komunikasi oleh Lasswell yang menjelaskan pertanyaan Who Says What In Which Channel To Whom With What Effect?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif dengan jenis penelitian field research. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan terlibat dalam kegiatan dengan Teknik analisis data melalui reduksi data, sajian dan menarik simpulan serta validkan dengan kepastian dan triangulasi data. Hasil penelitian penulis terhadap pelaksanaan patroli dialogis Satuan Sabhara Polres Bogor dalam mencegah kegiatan prostitusi berkedok kawin kontrak bahwa, belum sepenuhnya dilaksanakan dengan maksimal karena masih banyak substansi dalam SOP yang tidak dilaksanakan, hal ini dikaitkan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan patroli dialogis, bahwa masih banyak faktor penghambat dalam mengoptimalisasikan kegiatan patroli dialogis untuk selanjutnya mendapatkan kendala berdasarkan teori komunikasi mengenai kekurangan dalam pesan yang disampaikan dan media penyampaian pesan tersebut sehingga tidak mendapatkan efek apapun terhadap sasaran. Adapun saran dalam skripsi ini memprioritaskan prostitusi berkedok kawin kontrak sebagai sasaran, memanfaatkan teknologi dan media perantara untuk berkomunikasi serta berkoordinasi dengan tokoh terkait. Kata Kunci: Optimalisasi, Patroli Dialogis, Prostitusi, Kawin Kontrak
Copyrights © 2020