Teknologi tepat guna pembuatan pupuk kompos dari limbah rumah tangga diharapkan akan mampu meningkatkan pemberdayaan dan kemandirian masyarakat desa. Penelitian bertujuan melakukan evaluasi pemberdayaan masyarakat berupa pembuatan pupuk kompos. Penelitian kualitatif yakni triangulasi hasil wawancara, pengamatan, dan analisis dokumen. Dilakukan pada Bulan Maret 2021 pada Bank Sampah Peduli Pinrang (BSPP) Unit Temmassarangnge, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menemukan tingkat kesadaran masyarakat terhadap masalah di lingkungannya cukup tinggi. Kegiatan ini masih dalam skala lokal atau mikro saja, dimana belum nampak pengaruh atau kebijakan dari dari tingkatan komunitas yang mempengaruhi perkembangan pemberdayaan masyarakat secara lebih luas. Perkembangan proses pemberdayaan masyarakat sudah menuju kepada tahap ketiga yaitu pemanfaatan dimana menggunakan kompos untuk tanamannya untuk mengurangi pembelian pupuk. Program pemberdayaan ini dianggap telah mencapai tujuannya. Hasil yang diperoleh telah maksimal. Hasil-hasil nyata tersebut telah konsisten/sejalan denganĀ hasil yang diharapkan. Kesimpulan bahwa program pemberdayaan ini dinilai sangat efisien dan efektif dalam mencapai hasil yang diharapkan. Diperlukan dukungan berkelanjutan terhadap pelaksanaan, termasuk pembiayaan.
Copyrights © 2021