Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan
Vol 9 No 2 (2020): MEDFARM : JURNAL FARMASI DAN KESEHATAN

PERBANDINGAN PENGGUNAAN SOSIAL MEDIA TERHADAP PEMAHAMAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI KOTA DENPASAR

Putu Eka Arimbawa (UNIVERSITAS BALI INTERNASIONAL)



Article Info

Publish Date
20 Dec 2020

Abstract

Salah satu bentuk berkembangnya media komunikasi adalah dengan adanya sosial media sebagai sumber informasi. Informasi yang kurang tepat dapat menyebabkan kesalahan penggunaan obat salah satunya adalah penggunaan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan penggunaan media sosial dengan pemahaman penggunaan antibiotik di Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan rancangan survei cross-sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebesar 100. Data dikumpulkan dari bulan Maret-April 2020 di Kota Denpasar menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 49% responden pernah membeli antibiotik secara bebas, 60% setuju membeli tanpa resep dokter, dan 81 Responden mendapatkan antibiotik di apotek, serta 48% responden kurang memahami fungsi antibiotik. Hasil uji statistik terdapat perbandingan penggunaan sosial media dengan pemahaman penggunaan antibiotik diperoleh nilai p-value sebesar 0,006 (p<0,05). Informasi penggunaan sosial media terutama dalam pembelian antibiotik secara bebas tanpa resep perlu diperhatikan. Untuk itu, sosialisasi pemahaman fungsi dan aturan penggunaan antibiotik di sosial media harus dilakukan agar memastikan masyarakat dapat menerima informasi secara tepat

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

medfarm

Publisher

Subject

Chemistry Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal MEDFARM merupakan terbitan dari lembaga jurnal dibawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Akademi Analis Farmasi dan Makanan Sunan Giri Ponorogo. Topik atau pembahasan dari Jurnal MEDFARM lebih terfokus pada bidang Farmasi, Obat Tradisional, Makanan, Minuman dan ...