Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi self-compassion perawat rumah sakit bagian Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Jakarta. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa kurangnya self-compassion dapat meningkatkan rasa lelah secara mental, sehingga menurunkan kualitas pelayanan rumah sakit dan dapat berdampak pada kesejahteraan pasien. Desain mixed-methods digunakan dengan mengambil 77 sampel perawat dari berbagai tipe rumah sakit melalui teknik sampel convenient. Dua perawat dengan self-compassion tertinggi dan satu perawat dengan self-compassion terendah diwawancarai untuk analisa data kualitatif. Hasil deskriptif mengindikasikan bahwa self-compassion perawat IGD di Jakarta tergolong tinggi dan hanya satu perawat yang ditemukan memiliki self-compassion rendah. Terdapat perbedaan signifikan mengenai self-compassion perawat berdasarkan lama bekerja dan tipe rumah sakit. Hasil kualitatif mengindikasikan bahwa ketika stres, perawat dengan self-compassion tinggi cenderung melakukan aktivitas religius, sementara perawat dengan self-compassion rendah cenderung melakukan self-indulgence.
Copyrights © 2020