Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya fenomena bullying dikalangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak bullying terhadap perilaku remaja, dan bagaimana cara sekolah mengatasi dampak bullying dilingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak bullying terhadap perilaku korban menyebabkan korban takut dan menarik diri dari lingkungan pergaulan, mendiamkan saja, dan menjadikan bullying sebagai pendorong untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya, juga siswa yang menjadi korban melawan dengan membully balik siswa yang membullynya Dampak bullying bagi pelaku ialah timbulnya perasaan bersalah dan menyesal pada diri pelaku. Cara sekolah untuk mengatasi dampak bullying dilingkungan sekolah ialah dengan pemberian sugesti dan motivasi bagi pelaku dan korban bullying. Hasil penelitian menunjukkan kurang dari 50% subjek penelitian yang sering dan selalu melakukan bullying, namun seluruh subjek penelitian pernah terlibat dalam perilaku bullying. Bentuk perilaku bullying verbal yang paling sering dilakukan. Faktor keluarga, teman sebaya, dan sekolah membentuk perilaku bullying pada remaja. Meskipun dalam persentase yang kecil bullying juga berdampak terhadap kecenderungan depresi pada remaja, di mana depresi tersebut berakibat adanya pikiran untuk melakukan bunuh diri dan melukai diri.
Copyrights © 2021