Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menimbulkan gejala penyakit yang berlangsung selama 14 hari. Penyakit ini biasanya tanpa gejala atau infeksi ringan sampai penyakit parah dan mematikan tergantung pada faktor penyebabnya (agent) faktor lingkungan dan faktor pejamu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepadatan hunian dengan kejadian ispa pada balita. Desain penelitian ini penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel berjumlah 80 sampel. Uji yang digunakan pada penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan nilai P Value = 0,014 < α (0,05) halini menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara kepadatan hunian rumah dengan kejadian ISPA pada balita pascagempa di Wilayah Kerja Puskesmas penimbung Kabupaten Lombok Barat Tahun 2018.
Copyrights © 2020