Stunting merupakan pertumbuhan linear yang gagal untuk mencapai potensi genetik sebagai akibat dari pola makan yang burukdan penyakit infeksi. Stunting dapatdi diagnosis melalui indeks antropometri tinggi badan menurut umur yang mencerminkanpertumbuhan linier yang dicapai pada pra dan pasca persalinan dengan indikasi kekurangan gizi jangka panjang, akibat dari giziyang tidak memadai. Stunting merupakan pertumbuhan linear yang gagal untuk mencapai potensi genetik sebagai akibat dari pola makan yang buruk dan penyakit infeksi. Balita yang mengalami stunting meningkatkan risiko penurunan kemampuan intelektual, menghambatnya kemampuan motorik, produktivitas, dan peningkatan risiko penyakit degeneratif di masa mendatang. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan antara riwayat ASI Eksklusif dengan ISPA Balita. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional (potong lintang). sampel yang dibutuhkan pada penelitan ini adalah 80 responden.Uji stastik yang digunakan untuk analisis bivariat yaitu menggunakan uji chi square. Uji chi square digunakan untuk melihat antara frekuensi yang diamati (observed) dengan frekunsi yang diharapkan (expected). Hasil Ada hubungan yang bermakna antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian ISPA pada balita pasca gempa di Wilayah Kerja Puskesmas penimbung Kabupaten Lombok Barat Tahun 2018 dengan nilai p value = 0,004 < α (0,05) dan nilai OR = 7,222.
Copyrights © 2020