Pandemi Corona Virus Disease-19 di Indonesia berkembang sangat pesat dan bertransmisi melalui droplet yang keluar dari mulut dan hidung. Maka, World Health Oganization (WHO) menyarankan pemakaian masker untuk menekan angka penularan virus ini. Kebutuhan masker tentu meningkat sehingga banyak pelaku usaha seperti konveksi yang memproduksi masker dengan jumlah banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas masker kain dengan mengidentifikasi kecacatan yang terjadi pada produk, akar permasalahan, serta solusi yang diberikan di Araluze Konveksi. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data kecacatan produk selama 30 hari yang diperoleh dari Araluze Konveksi. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan peta kendali, diagram pareto, diagram fishbone, dan perhitungan nilai DPMO. Diperoleh nilai sigma sebesar 3,39% dengan jenis cacat tertinggi yaitu jahitan tidak rapi. Setelah mengetahui penyebab kecacatan, maka diberikan usulan perbaikan untuk mengurangi kecacatan hingga nol (zero defect).
Copyrights © 2021