KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture)
Vol. 24 No. 1 (2016): Islam, Culture, and Law

Hukum Pidana di Kesultanan Melaka Abad ke-15 dan ke-16 M

Ayang Utriza Yakin (Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN), Jakarta)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2016

Abstract

Artikel ini membahas masalah hukum pidana di Kesultanan Melaka pada abad ke-15 dan ke-16 M. Sumber utama tulisan adalah Undang-Undang Melaka (UUM), kitab hukum Kesultanan Melaka yang disunting oleh Liaw Yock Fang. Penulis menemukan bahwa hukum adat dan hukum Islam menjadi sumber hukum pidana di Melaka sebagaimana terdapat di dalam UUM. Tapi, pasal-pasal yang ada di dalam UUM tidak diterapkan di dalam kehidupan masyarakat Melaka. Yang diterapkan adalah hukum adat yang masih dipengaruhi oleh Hindu, agama yang dianut saat itu sebelum datangnya Islam. Hukum Islam menjadi alternatif hukum adat di Melaka yang bersumber dari berbagai mazhab fikih di dalam Islam. Artikel ini menunjukkan bahwa perubahan dan peralihan hukum suatu masyarakat sangat dipengaruhi oleh perubahan politik dan agama yang dianut penguasa. Dalam konteks Melaka, hukum adat yang dipengaruhi oleh Hindu beralih dan berubah secara perlahan kepada hukum Islam (baca: fikih).Copyright (c) 2016 by KARSA. All right reservedDOI: 10.19105/karsa.v24i1.1007

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

karsa

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

KARSA is a peer-reviewed national journal published by Institut Agama Islam Negeri Madura. It has been nationally accredited SINTA 2 since 2017 by Ministry of Research Technology and Higher Education of Republic Indonesia. It is published twice a year (June and December). It publishes articles of ...