JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)
Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021

HUBUNGAN RIWAYAT KEJANG DEMAM DENGAN KEJADIAN EPILEPSI PADA ANAK ≤ 5 TAHUN DI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2018-2019

Novi Komala Sari (Universitas Malahayati)
Nina Herlina (Fakultas Kedokteran, Universitas Malahayati, Lampung)
Aswan Jhonet (Fakultas Kedokteran, Universitas Malahayati, Lampung)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2021

Abstract

Background : Epilepsy is a neurological disorder which often found in the world and has the highest incidence in children. The most common risk factor of epilepsy is febrile seizure. Febrile seizure refer to a seizure following by high-fever (>38°C) that often found in the age between 6 month – 5 years old. Objective : This study aim to acknowledge the relation between the febrile sizure history and the incidence of epilepsy found in the children of ≤ 5 years old in RSUD Dr. H. Abdul Moeloek  Lampung Province 2018-2019. Methods: This study used an analytic research design with cross sectional approach. The population being used are all pediatric patients in the age of ≤ 5 years which diagnosed with epilepsy in RSUD Dr. H. Abdul Moeloek  Lampung Province. Further, the sample being used in this research are 42 people which obtained from total sampling technique. While the statistic test being used is Chi square test. Results :Tthis study is show that 31 children (73.8%) had a febrile seizure history, and 11 children (26.2%) had not a febrile seizure history. Further, this study found that 8 children (19.0%) had a partial awakening epilepsy, and 34 children (81.0%) had a general awakening epilepsy. The result of chi square examination which is (p value 0.032) showed that there is a relation between the febrile seizure history and the incidence of epilepsy found in children at age of ≤ 5 yearch in RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung in the year of 2018-2019. Conclusion : There is a relation between febrile seizure history and the incidence of epilepsy found in child.Suggestion : It is recommended to be able to pay attention, add insight about febrile seizures and epilepsy, so that mothers don’t panic and know how to overcome them. Keywords : Febrile Seizure, Epilepsy, Child ABSTRAK Latar Belakang : Epilepsi merupakan kelainan neurologis yang sering ditemui di dunia dan insidensinya terbanyak pada masa anak-anak. Faktor risiko epilepsi yang tersering adalah kejang demam. Kejang demam mengacu pada kejang yang berhubungan dengan demam tingkat tinggi (> 38°C) yang sering terjadi pada usia 6 bulan – 5 tahun.Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat kejang demam dengan kejadian epilepsi pada anak ≤ 5 tahun di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung 2018-2019. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan adalah semua pasien anak usia ≤ 5 tahun yang didiagnosis epilepsi di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 42 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square.Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 31 anak (73.8%) memiliki riwayat kejang demam, serta 11 anak (26.2%) tidak memiliki riwayat kejang demam. Dan didapatkan sebanyak 8 anak (19.0%)  memiliki epilepsi bangkitan parsial, serta 34 anak (81.0%) memiliki epilepsi bangkitan umum. Hasil uji Chi Square yaitu (p value 0.032) terdapat hubungan anatara riwayat kejang demam dengan kejadian epilepsi pada anak ≤ 5 tahun di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2018-2019.Kesimpulan : Terdapat hubungan antara riwayat kejang demam dengan kejadian epilepsi pada anak.Saran : Disarankan untuk dapat memperhatikan, menambah  wawasan tentang kejang demam dan epilepsi, sehingga ibu tidak panik dan mengetahui cara penanggulangannya. Kata Kunci : Kejang Demam, Epilepsi, Anak.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

kebidanan

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Jurnal Kebidanan Malahayati menyediakan platform untuk mempublikasikan bidang kebidanan dan jurnal juga berusaha untuk memajukan kualitas penelitian dengan memperkenalkan atau menguraikan metode baru di bidang kesehatan kebidanan untuk publikasi termasuk kebidanan dan ilmu kesehatan inti. Jurnal ini ...