Pemanfaatan sumber radiasi pengion berupa sinar-X selain memberikan manfaat bagi duniakedokteran juga sangat berpotensi memberikan efek merugikan bagi petugas, pasien dan masyarakat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan proteksi radiasi pada pekerja ruang radiologi di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari 2020. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dan sampel penelitian ini berjumlah 6 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan non probability sampling (teknik sampel jenuh). Hasil penelitian menunjukan personil di ruang radiologi belum memiliki tenaga ahli/fisikawan medis dan belum semua personil mengikuti pelatihan proteksi radiasi. Pemeriksaan kesehatan telah dilakukan saat awal dan secara berkala yaitu 6 bulan sekali, belum ada konseling dan penatalaksanaan kesehatan pekerja yang mendapatkan paparan radiasi berlebih. Penyimpanan rekaman sudah dilakukan namun belum lengkap. Pemantauan dosis dilakukan dengan menggunakan TLD Badge. Peralatan protektif radiasi di InstalasiRadiologi Rumah Sakit Bhayangkara Kendari belum lengkap hanya memiliki apron Pb dan tabir radiasi sedangkan kaca mata, sarung tangan, dan pelindung tiroid belum tersedia. Pelindung gonad secara fisik tidak terdapat alatnya namun bisa menggunakan apron Pb. Bangunan fasilitas Instalasi Radiologi Rumah Sakit Bhayangkara Kendari belum memenuhi syarat serta peralatan sinar-X sudah dilakukan uji kesesuaian.
Copyrights © 2021