Gulma merupakan salah satu masalah dalam kegiatan budidaya tanaman bawang merah. Gulma bersaing dengan tanaman bawang merah terhadap cahaya, nutrisi, air dan tempat tumbuh sehingga perlu dikendalikan dengan berbagai cara pengendalian gulma. Penelitian untuk mempelajari pengaruh pengendalian gulma dengan herbisida dan penyiangan pada tanaman bawang merah telah dilakukan pada bulan April - Juli 2018 di Ngijo,Kecamatan Karangploso,Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 8 perlakuan, diulang 4 kali. Perlakuan tersebut adalah: P0 = Tanpa penyiangan, P1 = Bebas gulma, P2 = Oksifluorfen 1 l ha-1, P3 = Oksifluorfen 1 l ha-1 + penyiangan 15 hst, P4 = Oksifluorfen 1 l ha-1 + penyiangan 15 hst dan 45 hst, P5 = Oksifluorfen 2 ha-1, P6 = Oksifluorfen 2 l ha-1 + penyiangan 15 hst, P7 = Oksifluorfen 2 l ha-1 + penyiangan 15 hst dan 45 hst. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan herbisida Oksifluorfen 1 l ha-1 + penyiangan pada 15 hst dan 45 hst dan perlakuan herbisida Oksifluorfen 2 l ha-1 + penyiangan pada 15 hst dan 45 hst tidak menunjukkan perbedaan dengan perlakuan bebas gulma untuk mengendalikan pertumbuhan gulma dan meningkatkan hasil bawang merah.
Copyrights © 2021