Koridor Jalan MT. Haryono Semarang merupakan salah satu koridor jalan di Semarang yang memiliki arus lalu lintas tinggi dan memiliki rutinitas pejalan kaki cukup aktif. Di sepanjang jalan MT. Haryono didominasi oleh jenis kegiatan komersial berupa usaha ekonomi seperti perdagangan dan jasa yang mendukung kegiatan ekonomi kota. Jalan MT. Haryono menjadi salah satu jalan yang berada di pusat kota, sehingga pemerintah Kota Semarang melakukan penataan kembali pedestrian pada koridor jalan tersebut. Namun pasca renovasi pedestrian MT. Haryono masih saja banyak pelanggaran yang terjadi, salah satunya adalah banyaknya pedagang kaki lima yang menjadikan jalur pedestrian sebagai lokasi dagang mereka. Pelanggaran yang merupakan perubahan fungsi jalur pedestrian inilah yang dijadikan tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perubahan fungsi pada koridor jalan MT Haryono Semarang yang mengganggu kenyamanan pejalan kaki. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian visual yang bersifat deskriptif analisis dengan pendekatan observasi terhadap lokasi penelitian, wawancara kepada pengguna serta pengamatan terhadap karakter visual lingkungan fisik. Hasil temuan dari penelitian ini menunjukkan adanya perubahan fungsi jalur pedestrian MT.Haryono menjadi area dagang pedagang kaki lima, sehingga hal tersebut mengganggu kenyamanan pejalan kaki yang melintas di jalur pedestrian tersebut.
Copyrights © 2021