Di negara berkembang seperti Indonesia, pencemaran oleh air limbah domestik merupakan jumlah pencemar terbesar (85%) yang masuk ke badan air. Sedangkan di negara maju pencemar domestik mencakup 15% dari seluruh pencemar yang memasuki badan air. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental sederhana dengan rancangan post test only group control design. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan efektifitas metode elektrokoagulasi dan destilasi dalam menurunkan beban pencemar kimia pada limbah cair domestic. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh limbah cair yang ada di parit perumahan dagymoi tubo. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 liter limbah cair yang ada di parit perumahan dagymoi tubo . teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Dissolved Oxigen pada perlakuan destilasi meningkat sebesar 566,66 % (6,8 ppm) sedangkan Dissolved Oxigen pada elektrokoagulasi meningkat sebesar 266,67% (3,2 ppm) dan pH pada destilasi maupun elektrokoagulasi menjadi netral dengan angka 7. Perlakuan dengan menggunakan destilasi lebih efektif dalam Meningkatkan DO, akan Tetapi sama dalam menetralkan pH.
Copyrights © 2021