Tumotowa
Vol 1 No 2 (2018): Tumotowa

Pengelolaan Kawasan Sendang Sono berwawasan Masyarakat

Singgih Hapsoro (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Kulonprogo)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2018

Abstract

Kawasan Sendangsono menjadi salah satu tempat peziarahan favorit umat Katolik di Indonesia, yang berupa sebuah gua buatan didalamnya terdapat patung perwujudan Bunda Maria , Gereja Promasan dan lintasan Jalan Salib yang menghubungkan Gereja dengan Gua Maria. Pesatnya pembangunan serta daya tarik ekonomi  menimbulkan permasalahan yang dapat membahayakan dan mengancam kelestarian sumberdaya budaya kawasan Sendangsono. Berkaitan dengan hal tersebut, maka diperlukan  pengelolaan Kawasan Sendangsono yang berwawasan masyarakat. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi pengelolaan Kawasan Sendangsono saat ini. Kajian yang dilakukan adalah kajian berwawasan masyarakat, yaitu kajian pengelolaan yang  memperhatikan nilai dan makna budaya, baik yang berwujud benda maupun tak benda dan peran serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeliharaan  Kawasan Sendangsono sudah sangat baik, terbukti dengan kepuasan para pengunjung yang datang ke Kawasan Sendangsono. Keterlibatan masyarakat hanya sebatas kegiatan insidentil, belum menyentuh sisi manajemen. Hal inilah yang perlu diperhatikan dalam rangka Pengelolaan Kawasan Sendangsono yang berwawasan masyarakat.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

tumotowa

Publisher

Subject

Arts Humanities Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Social Sciences

Description

Tumotowa merupakan sarana publikasi dan informasi hasil penelitian dan pengembangan di bidang arkeologi dan ilmu terkait. Tumotowa diterbitkan oleh Balai Arkeologi Sulawesi Utara, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jurnal ini menyajikan artikel orisinal, tentang pengetahuan dan informasi hasil ...