Sitophilus zeamais merupakan hama penting pada biji jagung yang disimpan karena dapat menimbulkan kerugian secara kualitas dan kuantitas. Pengendalian dengan menggunakan bahan tanaman merupakan alternatif pengendalian kimia. Pada penelitian ini dilakukan ekstraksi umbi bawang putih dengan pelarut air (aquadest) dan diaplikasikan pada 100 g biji jagung dengan konsentrasi 1; 2; 3; 4 dan 5%. Data yang diamati adalah mortalitas S. zeamais, progeni, susut berat dan kerusakan biji jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kasar umbi bawang putih A.sativum mempengaruhi mortalitas S. zeamais, jumlah progeni, susut berat biji jagung dan persentase kerusakannya. Konsentrasi 5% ekstrak kasar umbi bawang putih A. sativum menunjukkan efek pengendalian yang baik.
Copyrights © 2021